Harga silver (XAG/USD) kembali bergerak di sekitar $50.80 per troy ounce setelah sempat turun di bawah level psikologis $50.00. Pemulihan ini terjadi di tengah tekanan pasar global, terutama sektor teknologi yang dinilai terlalu mahal, serta meredupnya ekspektasi pemangkasan suku bunga agresif oleh The Fed.
Secara fundamental, silver tetap mendapat dukungan ganda. Sebagai logam mulia, ia menjadi pilihan aman ketika sentimen risiko melemah. Sebagai logam industri, permintaan jangka panjangnya ditopang tren energi hijau—mulai dari panel surya hingga kendaraan listrik. Kombinasi ini menahan harga dari tekanan jual yang lebih dalam.
Ke depan, perhatian pasar tertuju pada data ekonomi AS dan sinyal kebijakan The Fed. Data ketenagakerjaan, klaim pengangguran, serta komentar pejabat bank sentral akan menentukan arah ekspektasi suku bunga dan kekuatan dolar AS. Jika data melemah dan peluang pemangkasan suku bunga meningkat, silver berpotensi kembali naik. Namun dolar yang menguat dan sikap Fed yang lebih hawkish dapat membatasi kenaikan, membuat silver lebih berperan sebagai instrumen lindung nilai menjelang rilis data penting.
Sumber : newsmaker.id
