Yen Jepang Tertekan oleh Kekuatan Dolar

Yen Jepang merosot melewati 145 per Dolar pada hari Kamis (19/06), mendekati level terendah dalam tiga minggu karena Dolar AS yang lebih kuat memberikan tekanan. Dolar AS menguat setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah dan mengisyaratkan pendekatan yang hati-hati terhadap penyesuaian kebijakan, memperingatkan bahwa Tarif Presiden Trump dapat memicu kembali inflasi.
Dolar juga mengungguli yen sebagai mata uang safe haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, dengan konflik Israel-Iran yang memicu kekhawatiran akan keterlibatan AS yang lebih dalam di Timur Tengah. Sementara itu, Bank of Japan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Selasa dan mengisyaratkan pendekatan yang lambat dan terukur untuk mengurangi neracanya. Gubernur BOJ Kazuo Ueda menegaskan kembali bahwa bank sentral memantau dengan cermat kondisi domestik dan global, membuka peluang untuk kenaikan suku bunga di masa mendatang jika tekanan inflasi memerlukan tindakan.(ayu)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.