Dolar Australia Menguat Ditengah Dollar Menurun

Dolar Australia (AUD) menguat untuk sesi keempat berturut-turut terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa(7/1). AUD/USD tetap menguat meskipun Izin Mendirikan Bangunan untuk bulan November lebih lemah dari perkiraan.
Izin untuk proyek konstruksi baru di Australia turun 3,6% bulan ke bulan menjadi 14.998 unit pada bulan November 2024, lebih rendah dari ekspektasi Pasar untuk penurunan 1,0%. Penurunan ini menyusul kenaikan 5,2% yang direvisi naik pada bulan Oktober, menandai penurunan pertama dalam tiga bulan.
Indeks Harga Konsumen (IHK) Bulanan Australia untuk bulan November, yang dijadwalkan pada hari Rabu, akan menjadi sorotan. Jika hasil pembacaan berada di bawah ekspektasi Pasar, hal ini dapat memicu kemungkinan penurunan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) pada pertemuannya di bulan Februari, yang membebani AUD.
Pejabat dari Bank Rakyat Tiongkok (PBoC), Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC), dan Kementerian Keuangan (MoF) akan mengadakan pengarahan pada hari Rabu untuk membahas perluasan program tukar tambah barang konsumsi.(ayu)
Sumber: FXStreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.