Yen Jepang Stabil di tengah Keraguan Rencana Kenaikan Suku Bunga BoJ

Yen Jepang (JPY) masih melemah terhadap mata uang Amerika dan diperdagangkan di sekitar level terendah dalam enam bulan selama sesi Asia pada hari Rabu (8/1) . Ketidakpastian atas kemungkinan waktu kenaikan suku bunga berikutnya oleh Bank of Japan (BoJ) merupakan faktor utama yang melemahkan JPY. Lebih jauh, perubahan kebijakan agresif Federal Reserve (Fed) tetap mendukung peningkatan imbal hasil Obligasi Treasury AS, yang mengakibatkan pelebaran perbedaan imbal hasil AS-Jepang dan membebani JPY yang berimbal hasil lebih rendah.
Meskipun demikian, spekulasi bahwa otoritas Jepang mungkin melakukan intervensi di Pasar untuk menopang mata uang domestik menahan para pelaku Pasar JPY untuk tidak memasang taruhan baru. Selain itu, kekhawatiran tentang rencana Tarif Presiden terpilih AS Donald Trump, risiko geopolitik, dan sentimen Pasar yang berhati-hati, dapat membantu membatasi kerugian bagi JPY yang merupakan aset safe haven. Hal ini, bersama dengan permintaan Dolar AS (USD) yang lemah, berkontribusi untuk membatasi pasangan USD/JPY. Investor juga tampak enggan menunggu data AS dan Risalah FOMC.(ayu)
Sumber: FXStreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.