Perak Diperdagangkan Dengan hati-hati Saat Dolar AS Bangkit

Harga Perak (XAG/USD) turun tipis mendekati $30,50 pada sesi Eropa hari Selasa(21/1). Logam putih menghadapi tekanan karena Dolar AS (USD) bangkit dengan kuat setelah Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa rencana kenaikan Tarif pada negara-negara asing ditunda, bukan ditolak. Pada hari pertamanya di Gedung Putih, Trump menyebutkan bahwa usulan kenaikan Tarif universal ada di atas meja, tetapi “Kami belum siap untuk itu”.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, bangkit tajam dari level terendah hampir dua minggu di sekitar 108,00, yang tercatat pada hari Senin. Secara historis, Dolar AS yang lebih tinggi membebani logam mulia, seperti Perak, dengan membuatnya mahal bagi investor. (azf)
Sumber: FXStreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.