Dolar Australia Melemah Karena Trump Memperluas Tarif Baja Dan Aluminium

Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa (11/2) karena tekanan ke bawah meningkat pada pasangan AUD/USD. Penurunan tersebut menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memperluas Tarif baja dan aluminium sebesar 25% untuk mencakup semua impor, yang membatalkan perjanjian perdagangan dengan sekutu utama AS, termasuk Australia. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa semua pengecualian Pajak impor telah dihapus dan mengindikasikan bahwa tindakan lebih lanjut terhadap microchip dan kendaraan akan dipertimbangkan dalam beberapa minggu mendatang.
Keyakinan Konsumen Westpac Australia meningkat sebesar 0,1% pada bulan Februari, mencapai 92,2 dari 92,1 pada bulan Januari. Meskipun sedikit meningkat, keyakinan konsumen tetap tunduk pada kekhawatiran yang berkelanjutan atas keuangan rumah tangga dan meningkatnya biaya hidup.
Sentimen Pasar menunjukkan meningkatnya ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan menurunkan suku bunga tunai 4,35% pada pertemuan berikutnya di bulan Februari. Para pedagang kini melihat kemungkinan 95% pemangkasan menjadi 4,10%, karena data terkini menunjukkan bahwa inflasi yang mendasarinya telah mereda lebih cepat daripada yang diantisipasi RBA. Hal ini telah mendorong beberapa bank besar Australia untuk mengubah perkiraan mereka untuk pemangkasan suku bunga pertama dari Mei ke Februari.(ads)
Sumber: FXStreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.