Harga Perak Bertahan Stabil di $33

Harga Perak bertahan di sekitar $33 per ons pada hari Selasa (29/4), kembali stabil setelah penurunan baru-baru ini karena investor menunggu kejelasan tentang hubungan perdagangan AS-Tiongkok dan rilis ekonomi utama AS.
Tiongkok menegaskan kembali bahwa mereka tidak terlibat dalam pembicaraan perdagangan dengan AS, membantah klaim yang dibuat oleh Presiden Donald Trump. Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan beberapa mitra dagang utama telah membuat proposal Tarif yang “sangat bagus”, dan perjanjian perdagangan dengan India dapat segera diumumkan. Bessent juga mencatat bahwa langkah Tiongkok untuk membebaskan barang-barang AS tertentu dari Tarif pembalasan mengisyaratkan keinginan untuk meredakan ketegangan.
Investor sekarang menantikan rilis angka PDB kuartal pertama hari Rabu dan pengukur inflasi PCE yang disukai Fed, serta laporan pekerjaan April hari Jumat, untuk wawasan lebih lanjut tentang prospek kebijakan Federal Reserve. (Arl)
Sumber : Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.