Perak Pangkas Kerugian Pasca Data PDB AS Mengecewakan

Harga Perak memangkas kerugian sebelumnya hingga diperdagangkan mendekati $32,60 per ons pada hari Rabu (30/4), karena laporan PDB AS yang lebih lemah dari perkiraan untuk Q1 2025 memicu kekhawatiran resesi baru di tengah ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung.
Perekonomian AS menyusut sebesar 0,3% pada kuartal pertama, gagal memenuhi ekspektasi pertumbuhan 0,3%, sebagian besar disebabkan oleh lonjakan impor lebih dari 40%, karena bisnis dan konsumen menimbun barang menjelang kenaikan Tarif yang diantisipasi dari pemerintahan Trump.
Secara terpisah, Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan gaji swasta naik hanya 62.000 pada bulan April, jauh di bawah perkiraan 115.000 dan kenaikan terlemah sejak Juli 2024.
Sentimen yang lebih meredam, setelah aktivitas manufaktur Tiongkok berkontraksi lebih dari yang diharapkan pada bulan April, menunjukkan permintaan industri yang lebih lemah. Di bidang perdagangan, sementara Washington dan Beijing telah mengisyaratkan keterbukaan untuk de-eskalasi di tengah meningkatnya dampak ekonomi, negosiasi formal masih belum pasti. (Arl)
Sumber : Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.