Perak Bertahan Di Atas $36,00 Ditengah Ketidakpastian Ekonomi dan Permintaan Industri

Harga Perak (XAG/USD) diperdagangkan di wilayah positif sekitar $36,00 selama sesi Asia pada hari Senin (9/6). Logam putih tersebut bergerak naik meskipun data ketenagakerjaan AS untuk bulan Mei lebih kuat dari perkiraan. Pada hari Senin nanti, investor akan mencermati perkembangan seputar pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok.
Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi dapat memberikan dukungan terhadap harga Perak karena investor mencari lebih banyak kepemilikan dalam aset safe haven. Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer akan berbicara dengan pejabat Tiongkok tentang pembicaraan perdagangan.
Lebih jauh lagi, permintaan industri untuk aplikasi seperti panel surya berkontribusi terhadap kenaikan USD. Silver Institute memperkirakan pasokan logam tersebut 15% di bawah permintaan pada tahun 2024 dan diproyeksikan akan mengalami defisit lagi pada tahun 2025.
Di sisi lain, laporan ketenagakerjaan AS bulan Mei yang optimis memberi Federal Reserve (Fed) AS cara untuk berhati-hati menjelang pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok, yang akan berlangsung di London pada sore hari ini. Hal ini, pada gilirannya, dapat meningkatkan Greenback dan membebani harga komoditas berdenominasi USD. Federal Fund Futures menunjukkan kemungkinan yang lebih besar bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya tetap stabil hingga pertemuan kebijakan moneter bulan September. (Arl)
Sumber : Fxstreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.