Perak Menguat di Tengah Gejolak Perdagangan dan Ketegangan Global

Harga perak naik di atas $49 per ons pada hari Kamis, memulihkan sebagian kerugian dari awal pekan ini seiring meningkatnya kekhawatiran geopolitik dan ketegangan perdagangan global yang mendorong investor beralih ke aset safe haven. Sentimen pasar menguat setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat tengah mempertimbangkan pembatasan ekspor perangkat lunak ke Tiongkok, meskipun Presiden Donald Trump menegaskan pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping tetap sesuai jadwal. Sementara itu, Washington juga menjatuhkan sanksi terhadap raksasa minyak Rusia, Rosneft dan Lukoil, sebagai langkah untuk menekan Moskow agar mengakhiri perang di Ukraina.

Kenaikan harga perak ini terjadi meskipun logam mulia tersebut masih sekitar 10% di bawah rekor tertingginya pekan lalu, akibat aksi ambil untung dari para investor. Namun, prospek jangka panjang tetap positif berkat meningkatnya permintaan industri—terutama dari sektor kendaraan listrik, energi surya, dan pusat data—yang menjadi pendorong utama fundamental pasar.

Selain itu, pasokan fisik perak yang semakin ketat di pasar London dan Shanghai memperkuat ekspektasi kenaikan harga lebih lanjut. Penurunan stok di gudang logam besar dunia menandakan ketidakseimbangan antara permintaan yang terus tumbuh dan pasokan yang terbatas. Situasi ini memberi sinyal bahwa tekanan kenaikan harga kemungkinan akan berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Bagi para investor, perak kini kembali menjadi aset lindung nilai yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan geopolitik yang meningkat. Dengan prospek ekonomi yang fluktuatif, volatilitas pasar saham, serta kebijakan moneter yang semakin hati-hati di berbagai negara, permintaan terhadap logam mulia ini berpotensi menguat lebih jauh.

Dalam konteks global yang dipenuhi ketegangan dan ketidakpastian, perak tidak hanya tampil sebagai logam industri penting, tetapi juga sebagai instrumen strategis bagi mereka yang mencari stabilitas nilai. Jika tren geopolitik dan perdagangan terus bergejolak, para analis memperkirakan harga perak dapat menembus kembali rekor tertinggi dalam waktu dekat.

Sumber : newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.