Harga Perak Naik ke $47,50, Namun Masih Rawan Koreksi

Harga perak (XAG/USD) mengalami rebound pada sesi perdagangan Asia Rabu pagi, mencatat kenaikan sekitar 0,8% ke level $47,50 setelah sebelumnya menyentuh titik terendah dalam lebih dari sebulan di $45,50. Kenaikan ini menunjukkan adanya minat beli yang kembali muncul di pasar logam mulia. Meski demikian, pelaku pasar tetap berhati-hati menjelang keputusan suku bunga The Fed (FOMC) yang menjadi faktor penentu arah selanjutnya.

Secara teknikal, perak menemukan dukungan kuat di sekitar rata-rata pergerakan 50 hari (50-day EMA) yang bertepatan dengan level Fibonacci 50%. Kondisi ini menandakan bahwa tekanan jual sebelumnya mulai mereda. Namun, indikator harian masih menunjukkan sinyal negatif, sehingga potensi kenaikan harga diperkirakan akan terbatas dalam jangka pendek.

Apabila harga berhasil menembus level $48,00, perak berpotensi melanjutkan penguatan menuju area $48,65 hingga $49,00. Kenaikan yang berkelanjutan di atas zona tersebut dapat memicu minat beli baru dan mendorong harga mendekati area $49,45 bahkan menuju level psikologis $50,00. Meski begitu, banyak pelaku pasar memperkirakan pergerakan naik ini akan menghadapi tekanan jual yang cukup kuat di sekitar area resistensi tersebut.

Sebaliknya, jika harga turun kembali di bawah $47,00, perak berisiko melemah menuju area $46,00 atau bahkan menembus ke bawah $45,55. Penurunan di bawah level ini akan menjadi sinyal negatif baru yang dapat menyeret harga ke area $45,00, atau lebih rendah lagi mendekati $44,00. Dalam kondisi pasar yang masih rentan terhadap fluktuasi, para trader disarankan untuk tetap berhati-hati, menunggu konfirmasi arah pergerakan, dan menghindari pembukaan posisi besar sebelum muncul sinyal teknikal yang lebih jelas.

Dengan volatilitas yang meningkat dan ketidakpastian menjelang keputusan suku bunga The Fed, pasar perak diperkirakan akan tetap bergerak dinamis. Para pelaku pasar yang cermat dan disiplin dalam mengelola risiko akan memiliki peluang lebih besar untuk memanfaatkan momentum harga di tengah potensi koreksi yang masih membayangi.

Sumber : newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.