Harga Perak Stabil Menjelang Data CPI AS

Harga Perak stabil mendekati $30 per ons pada hari Rabu(15/1) karena investor menunggu laporan inflasi utama AS yang dapat memengaruhi keputusan suku bunga Federal Reserve akhir bulan ini.
Awal minggu ini, Perak menghadapi tekanan ke bawah karena data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan meredam ekspektasi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut dari Fed tahun ini.
Meskipun terjadi penurunan baru-baru ini, nilai logam tersebut terus didukung oleh permintaan industri yang kuat, khususnya dalam teknologi energi terbarukan dan elektronik, serta kekhawatiran pasokan yang berkelanjutan.
Selain itu, investor tetap berharap bahwa konsumen utama Tiongkok akan memperkenalkan langkah-langkah stimulus lebih lanjut untuk meningkatkan pertumbuhan dan melawan tekanan deflasi. (azf)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.