Minyak Dekati Level Tertinggi karena Rendahnya Pasokan

Minyak bertahan mendekati level tertinggi lima bulan karena persediaan Minyak mentah AS membukukan penurunan terpanjang sejak 2021 di tengah meningkatnya risiko terhadap pasokan global.
Minyak mentah Brent diperdagangkan mendekati $82 per barel, setelah mencapai level tertinggi sejak Juli pada hari Rabu. Sanksi baru AS terhadap Rusia dapat “mengganggu secara signifikan” rantai pasokan dan distribusinya, kata Badan Energi Internasional.
Pedagang juga khawatir tindakan terhadap Iran dapat diperketat.
Di AS, persediaan turun selama delapan minggu hingga mencapai level terendah sejak April 2022. Selisih cepat Minyak mentah West Texas Intermediate — perbedaan antara dua kontrak terdekat — telah melebar menjadi $1,29 per barel, dari 42 sen sebulan yang lalu. Pola ini, yang dikenal sebagai backwardation, menandakan Pasar yang semakin ketat. (azf)
Sumber: Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.