GBP/USD Bertahan Di Bawah 1,2400 Karena Dolar AS Menguat

Pasangan GBP/USD melemah mendekati 1,239 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin(10/2). Dolar AS menguat setelah Presiden AS Donald Trump menjanjikan Tarif timbal balik. Rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Januari akan menjadi sorotan pada hari Rabu nanti.
Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia akan mengumumkan Tarif timbal balik pada hari Selasa atau Rabu pada negara-negara yang mengenakan Pajak atas impor AS, dengan Tarif tersebut akan mulai berlaku ‘hampir segera’.
Tarif atas barang-barang Inggris yang diekspor ke AS mungkin masih berlaku, meskipun Trump mengatakan kesepakatan “dapat dicapai.” Para pedagang akan mencermati perkembangan seputar kebijakan Tarif lebih lanjut dari Trump. Setiap tanda-tanda meningkatnya ketegangan perang dagang dapat meningkatkan mata uang safe haven USD.
Ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of England (BoE) dapat melemahkan Pound Sterling (GBP). Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan bahwa penurunan suku bunga tambahan harus diharapkan tetapi “kita harus menilai pertemuan dengan pertemuan seberapa jauh dan seberapa cepat.” Bailey menambahkan selama konferensi pers bahwa aktivitas ekonomi melemah dan Pasar kerja melambat. Pasar saat ini memperkirakan penurunan 50 basis poin (bps) lagi pada tahun 2025.(ads)
Sumber: FXStreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.