Harga perak meningkat di atas $31 per ons pada hari Jumat, pulih setelah dua hari penurunan berturut-turut. Kenaikan ini didorong oleh permintaan safe-haven yang meningkat, dipicu oleh ketegangan yang memanas dalam konflik Rusia-Ukraina.
Konflik Rusia-Ukraina Memicu Ketegangan Global
Presiden Rusia, Vladimir Putin, memperingatkan pada Kamis bahwa konflik tersebut semakin mengarah pada konfrontasi global. Ia mengacu pada penggunaan senjata yang dipasok oleh Amerika Serikat dan Inggris oleh Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia.
Sebagai tanggapan, Rusia telah meluncurkan rudal balistik hipersonik baru dengan jangkauan menengah terhadap fasilitas militer Ukraina, dan Putin menyebutkan kemungkinan serangan tambahan di masa depan.
Sentimen Pasar dan Kebijakan Federal Reserve
Selain dampak dari geopolitik, investor juga terus memantau prospek kebijakan moneter Federal Reserve Amerika Serikat. Berdasarkan data ekonomi terbaru dan pernyataan dari bank sentral, pasar saat ini memproyeksikan kemungkinan sebesar 60% bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember mendatang. Namun, beberapa pedagang memperkirakan jeda sementara sebelum langkah tersebut diambil.
Implikasi Kenaikan Harga Perak
Kenaikan harga perak menunjukkan bahwa investor sedang mencari perlindungan dalam aset safe-haven di tengah ketidakpastian global. Aset seperti perak dan emas sering dianggap sebagai pelindung nilai terhadap risiko geopolitik dan volatilitas pasar keuangan.
Permintaan perak diperkirakan akan tetap tinggi dalam jangka pendek, terutama jika ketegangan geopolitik terus meningkat dan sinyal kebijakan moneter dari Federal Reserve tetap tidak pasti.